Repository
Universitas Winaya Mukti


Penelitian Dosen

Penelitian atau Publikasi Karya Ilmiah Dosen



Pengaruh Inokulasi Mikrobia Pelarut Fosfat dan Dosis Pupuk P terhadap Kandungan P tersedia tanah, Serapan N, P, dan K Serta Hasil Kedelai Pada Posdolik Merah Kuning

  • Kategori : Buku Monograf
  • Penulis : Noertjahyani
  • Identitas : Wawasan TRIDHARMA No. 2, Hal.3, Thn. XXII September 1999, ISSN 0215-8256
  • Abstrak :

    Penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari interaksi antara inokulasi MPF dengan dosis SP-36 terhadap P tersedia, serapan hara N, P, dan K serta hasil kedelai di tanah Podsolik Merah Kuning memilih isolat MPF dan mencari dosis SP-36 yang memberikan pengaruh terbaik terhadap P tersedia, serapan N, P, dan K serta hasil tanaman kedelai pada dosis pemupukan SP-36 yang berbeda. Penelitian ini dilakkan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Desa Citali, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dari bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 1997. Tanah yang digunakan adalah tanah Podsolik Merah Kuning yang berasal dari Kampung Muncang desa Sipa Kecamatan Jasingan Kabupaten Bogor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 7 x 4 dengan tiga ulangan, Faktor pertama adalah inokulasi MPF (i0), inokulasi Pseudomonas sp (i1). inokulasi Aspergillus sp (I2), inokulasi Streplcmyces sp (i3), winokulasi Pseudomonas sp dan Aspergillussp (i4), inokulasi Pseudomdonas sp dan Streplomyces sp (i5), inokulasi Aspergillussp dan Sireptomyces sp (i6). Faktor kedua adalah pemupukan P yaitu, tanpa pemupukan P (p0), 22,50 kg/ha P205 (p1), 33,75 kg/ha P205 (p2), dan 45 kg/ha P205 (p3). Tanaman uji yang digunakan tanaman kedelai kultivar Lumajang Bewok. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi interaksi yang sinergis antara inokulasi MPF dengan pemupukan SP-36 terhadap serapan N, P, dan K. isolat MPF Aspergillus sp secara mandiri maupun bersama-sama dengan streptomyces sp memberikan pengaruh lebih baik terhadap serapan N, P, dan K. Dosis SP-36 sebesar 125 kg/ha (45 kg/ha P2O5) berpengaruh lebih baik terhadap hasil kedelai.

Preview