Repository
Universitas Winaya Mukti


Penelitian Dosen

Penelitian atau Publikasi Karya Ilmiah Dosen



Kandungan N, P, dan K Tanaman Kedelai Akibat Aplikasi Biostimulan dan Cendawan Arbuskula Mikoriza Pada Pasir Sisa dari Pengolahan Bijih

  • Kategori : Jurnal Nasional
  • Penulis : Noertjahyani dan Prihadi Santoso
  • Identitas : Jurnal Wacana Pertanian, Vol. III, No.1, Hal. 28-34, Metro Juni 2004, ISSN 1412-369X
  • Abstrak :

    Pemanfaatan limbah sisa pengolahan bijih (pasir sisa atau tailing) diupayakan melalui revegetasi agar dapat mengurangi dampak negatif dari kegiatan penambangan. Akan tetapi daerah revegetasi memiliki kondisi yang marginal. Salah satu usaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kesuburannya melalui penggunaan biostimulan dan pupuk hayati. Percobaan ini dilakukan untuk mengkaji kemampuan biostimulan dan cendawan arbuskula mikoriza (CMA) dalam memperbaiki dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kedelai sebagai tanaman indikator. Percobaan dilakukan di rumah kaca dengan rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor dan sebagai faktor pertama adalah macam biostimulan dengan empat taraf yaitu : tanpa biostimulan, Natures Bio, Fertisoil dan Humate. Faktor kedua adalah inokulan CMA yang terdiri dari tiga taraf yaitu : tanpa inokulan CMA. Inokulan Mikofer dan inokulan Glomus agregatum. Tiap perlakuan diulang tiga kali. Tanaman kedelai digunakan sebagai indikator. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara biostimulan dan inokulan CMA terhadap kandungan N, P, dan K tanaman kedelai. lnokulasi G. agregatum dan Mikofer tanpa disertai aplikasi biostimulan mampu meningkatkan kandungan N dan P tanaman kedelai. Aplikasi Humate disertai inokulan CMA dapat lebih meningkatkan kandungan K tanaman dan bobot kering tanaman kedelai. Kondisi kondusif bagi pertumbuhan tanaman pada tailing tidak tercipta hanya melalui aplikasi biostimulan dan inokulan CMA.

Preview