Repository
Universitas Winaya Mukti


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



Analisa Kawasan Rawan Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis

  • Kategori : TA Mahasiswa
  • Penulis : Nopiandi
  • Identitas : 4122.3.07.13.10.13-Teknik Geodesi
  • Abstrak :

    Tanah Longsor adalah suatu produk dari proses gangguan keseimbangan yang menyebabkan bergeraknya massa tanah dan batuan dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Longsor terjadi karena proses alami dalam perubahan struktur muka bumi, yakni adanya gangguan kestabilan pada tanah atau batuan penyusun lereng. Gangguan kestabilan lereng ini dipengaruhi oleh kondisi geomorfologi terutama faktor kemiringan lereng, kondisi batuan ataupun tanah penyusun lereng, dan kondisi hidrologi. Meskipun longsor merupakan gejala fisik alami, namun beberapa hasil aktifitas manusia yang tidak terkendali dalam mengeksploitasi alam juga dapat menjadi faktor penyebab ketidakstabilan lereng yang dapat mengakibatkan terjadinya longsor, yaitu ketika aktifitas manusia ini beresonansi dengan kerentanan dari kondisi alam yang telah disebutkan diatas. Faktor-faktor penyebab tanah longsor secara alamiah meliputi morfologi permukaan bumi, penggunaan lahan, litologi, struktur geologi, curah hujan, dan kegempaan. Selain faktor alamiah, juga disebabkan oleh faktor aktivitas manusia yang mempengaruhi sutau bentang alam, seperti kegiatan pertanian, pembebanan lereng, pemotongan lereng dan penambangan. Tujuan umum dari peneltian ini adalah untuk menganalisa kawasan rawan bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor dengan menggunakan sistem informasi geografis. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Bogor. Hasil dari penelitian kawasan rawan bencana tanah longsor ini adalah Kabupaten Bogor di dominasi oleh tingkat kerawanan longsor rendah sebesar 92.559% atau 276,272.443 Ha, kemudian 6.532% atau 19,529.468 Ha masuk kedalam tingkat kerawanan sedang, selanjutnya 0.892% atau 2,665 Ha masuk dalam tingkat kerawanan tinggi, dan 0.017% atau 49.371 Ha masuk kedalam tingkat kerawanan sangat tinggi. Kata Kunci : Kabupaten Bogor, Sistem Informasi Geografis, Tanah Longsor

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional