Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam Penerapan Teknologi berdasarkan Aksesibilitas Wilayah dan Dampaknya terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani

  • Skripsi Mahasiswa
  • Nina Sumartina
  • 4122.5.19.41.0005 - Magister Agribisnis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian lapangan dalam penerapan teknologi menurut aksesibilitas wilayah dan dampak nya terhadap produktivitas dan pendapatan petani di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Teknik penetapan responden yang digunakan adalah multistage sampling diperoleh ukuran contoh 65 orang. Teknik analisis dan uji hipotesis digunakan analisis Kruskal Wallis dan Chi square. Hasil penelitian diperoleh Tidak terdapat perbedaan peran penyuluh pertanian (PPL) berdasarkan aksesibilitas lokasi : mudah, sedang dan sulit. Dalam pengertian lain Peran PPL pada ketiga lokasi wilayah binaan memperlihatkan relatif seragam. Tingkat Capaian peran PPL masing-masing mencapai 78,07 %; 81,00 % dan 75,08 % seluruhnya termasuk criteria Baik. Tidak terdapat perbedaan penerapan teknologi oleh petani pada ketiga aksesibilitas lokasi: mudah, sedang dan sulit. Tingkat capaian penerapan teknologi pada ketiga lokasi 70,85 % ; 69,71 % dan 70,67 % yang seluruhnya keriteria Baik. Peran PPL berpengaruh positif terhadap penerapan teknologi pada ketiga lokasi dengan akses mudah; sedang dan sulit. Dalam pengertian semakin baik peran PPL maka penerapan teknologi akan semakin Baik (Tinggi). Penerapan teknologi oleh petani berpengaruh positif terhadap capaian produktivitas lahan usahatani padi. Dalam pengertian bahwa semakin baik penerapan teknologi maka produktivitas lahan usahatai akan semakin Tinggi. Capaian produktivitas pada masing-masing lokasi :7.280 kg/ha; 6.988 kg/ha dan 6.379 kg/ha. Penerapan teknologi oleh petani berpengaruh positif terhadap capaian pendapatan usahatani padi. Dalam pengertian semakin baik penerapan teknologi, maka pendapatan yang diperoleh akan semakin Baik (meningkat). Pendapatan diperoleh masing-masing lokasi: Rp 20.020.390/ha; Rp 19.118.731/ha; Rp 18.264.075/ha Kata Kunci: Penyuluh, Teknologi, Produktivitas, Pendapatan,

Lihat Dokumen